Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

[Budaya] Studi Terbaru: Cegah Kemiskinan Tak Cukup Dukungan Uang, Butuh Nilai Lokal

Jakarta - Peneliti dari University of Michigan menawarkan perspektif lain untuk penanggulangan kemiskinan. Biasanya, kebijakan semacam ini fokus pada pemenuhan kebutuhan materi dasar, misalnya pangan dan papan. Para peneliti menilai kebijakan semacam itu mengabaikan faktor psikologis dan budaya yang membentuk cara orang bertindak dalam hidup mereka.  Para peneliti menilai suatu program sosial yang mendorong pemberdayaan ekonomi akan efektif jika didasarkan pada nilai-nilai lokal seperti harmoni sosial, rasa hormat, dan kemajuan kolektif. Sementara, bisa jadi tidak efektif jika semata didasarkan pada metode bergaya Barat yang didasarkan pada ambisi individu.  Hal itu didapat dari penelitian mereka dalam program psikososial yang dirancang untuk mendukung perempuan di Niger, Afrika Barat. Studi ini menyorot bagaimana pendekatan pemberdayaan yang selaras dengan budaya dapat menawarkan jalur yang ampuh untuk mengurangi kemiskinan global. Penelitian ini memperkenalkan pendekatan yan...

[Budaya] Kampung Komposter Harapan Jaya Resmi Diluncurkan, Jadi Model Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Kota Bekasi

Kota Bekasi – Program Kampung Komposter resmi diluncurkan di Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kamis (4/12/2025), sebagai upaya mendorong pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat. Kegiatan ini dihadiri Ketua Forum Kota Bekasi Sehat, Wiwiek Hargono, serta melibatkan kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan sektor swasta.  Peluncuran Kampung Komposter merupakan hasil kerja sama Institut Stiami dan perusahaan Bridgestone dalam rangka kegiatan sosial dan pengabdian kepada masyarakat. Program ini dirancang untuk mengedukasi warga agar mampu mengolah sisa makanan rumah tangga menjadi kompos dan pupuk organik cair (POC), sekaligus meningkatkan keterampilan daur ulang sampah anorganik. Melalui pendekatan partisipatif, masyarakat dibekali pelatihan teknis dan pendampingan langsung agar mampu mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.  Tidak hanya berfokus pada aspek edukasi, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan lomba fashion show kreasi dau...

[Agama] Panduan Praktis: Lima Adab Penting Agar Doa Lebih Mustajab

Jakarta  — Sejumlah ulama menegaskan lima adab penting yang perlu diperhatikan umat Islam agar doa yang dipanjatkan lebih bernilai dan sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW. Adab tersebut meliputi cara memulai doa, posisi tubuh, cara mengucapkan doa, sikap batin, hingga penutup doa. Kelima adab ini didukung oleh dalil Al-Qur’an, hadis, serta pandangan para pembina majelis ilmu. 1 . Memulai Doa dengan Pujian kepada Allah dan sholawat Dalam hadis riwayat Abu Dawud, Nabi SAW menganjurkan agar doa diawali dengan memuji Allah dan berselawat kepada Nabi.  “Pujian dan selawat menjadi adab sebelum menyampaikan permohonan,”ujar Ustaz Ahmad Zainuri, pengajar fikih di Jakarta Selatan. Ustaz Fahmi Ar-Rahman menambahkan: “Sholawat ibarat pembuka rahmat. Banyak ulama menyebut doa tanpa sholawat akan terhijab.” 2. Menghadap Kiblat dan Mengangkat Tangan Hadis riwayat Muslim menggambarkan Nabi SAW berdoa di Arafah dengan menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangan. Gestur ini dianggap...

[Agama] Ramadhan 1448 H Pemerintah dan Masyarakat Bersinergi Sambut Ramadhan Februari 2026 dengan Gerakan Nasional “Ramadhan Berbagi”

Jakarta – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1448 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada awal Februari 2026, pemerintah bersama masyarakat di seluruh Indonesia mulai melakukan berbagai persiapan nasional. Momentum ini ditekankan sebagai upaya memperkuat solidaritas sosial serta memastikan semua umat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan penuh berkah. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa pemerintah telah meluncurkan Gerakan Nasional “Ramadhan Berbagi” sebagai bentuk komitmen untuk menghadirkan Ramadhan yang aman, inklusif, dan menebar manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia. “Ramadhan bukan hanya ibadah pribadi, tapi kebangkitan sosial. Kita ingin memastikan tidak ada warga yang kelaparan saat berbuka, tidak ada anak yatim terlupakan, dan tidak ada keluarga dhuafa yang kesepian di bulan penuh rahmat ini,” tegas Menag di Kantor Kementerian Agama, Rabu (24/11/2025). Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina Diperluas Dalam semangat solidaritas ...

[Pendidikan] Komisi X DPR Minta Keringanan Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Terdampak Bencana

Jakarta — Anggota legislatif dari Komisi X DPR RI mendesak pemerintah segera memberikan keringanan biaya kuliah bagi mahasiswa yang terdampak bencana alam di berbagai wilayah Indonesia — mulai dari Sumatra hingga Papua. Langkah ini diambil sebagai respons atas kerusakan infrastruktur dan kondisi darurat yang menimpa korban bencana.   Wakil Ketua Komisi X DPR, MY Esti Wijayati, menyatakan bahwa mahasiswa dari daerah terdampak harus memperoleh dispensasi dalam bentuk penundaan atau pengurangan biaya kuliah (UKT), serta kelonggaran akademik. “Kami berharap pemerintah dapat memberikan dispensasi atau penundaan pembayaran uang sekolah maupun uang kuliah bagi peserta didik yang terdampak,” ujarnya.   Banjir bandang, longsor, dan banjir besar melanda sejumlah provinsi dalam beberapa minggu terakhir. Akibatnya, ratusan sekolah dan fasilitas pendidikan rusak, sehingga mengganggu proses belajar mengajar.   Komisi X DPR meminta kebijakan keringanan mencakup beberapa aspe...

[Pendidikan] Tantangan Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka

Jakarta, 26 November 2025 – Penerapan Kurikulum Merdeka (Kurmer) di seluruh satuan pendidikan kini memasuki fase krusial, ditandai dengan menculnya empat tantangan besar yang harus segera di atasi oleh guru dan kepala sekolah. Tantangan ini muncul karena perlunya respons kritis terhadap hambatan implementasi di lapangan. Keberhasilan transformasi pendidikan ini sangat bergantung pada penanganan serius terhadap kesiapan SDM dan optimalisasi asesmen. “Respons kritis ini harus dilakukan terutama oleh kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran,” tegas Kepala Sekolah SMA Avicenna Jagakarsa, Muqorobin, M.Pd. Muqorobin mempublikasikan refleksi tantangan ini melalui KSPSTK Kemendikbudristek, Jakarta, pada senin, 25 November 2025. Tantangan mendasar yang paling utama adalah kesiapan guru sebagai pilar utama pelaksana Kurikulum Merdeka, mengingat program pengembangan profesi yang ada belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan mutu. Oleh karena itu, penguatan kompetensi guru harus ...