[Olahraga] Kontroversi Laga Ronal vs Putra di Byon Combat Sport 6 Indonesia vs Malaysia
Jakarta, 22 November 2025 — Pertarungan antara Ronal dan Putra pada ajang Byon Combat Sport 6 Indonesia vs Malaysia menjadi sorotan besar setelah laga berlangsung ketat selama lima ronde penuh di bawah rules Kick Striking. Namun, duel ini berakhir dengan kontroversi setelah terjadi pelanggaran serius di awal ronde kelima, ketika Putra Abdullah terlihat melakukan sikutan ke bagian belakang kepala Ronal, sebuah tindakan yang jelas dilarang dalam Kick Striking maupun UCC.
Dalam aturan Kick Striking, serangan yang mengenai area belakang kepala termasuk pelanggaran berat karena risiko cedera tinggi. Insiden tersebut membuat Ronal mengalami luka terbuka (bocor) pada bagian kepala, sehingga performanya menurun drastis di sisa ronde terakhir.
Setelah lima ronde selesai, juri menyatakan bahwa poin kedua fighter berakhir imbang, sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke Judgement Round, yaitu satu ronde tambahan khusus untuk menentukan siapa yang menjadi pemenang ketika skor seri. Namun, keputusan berubah ketika tim medis menyatakan bahwa Ronal tidak dapat melanjutkan pertandingan akibat luka yang berasal dari sikutan ilegal Putra di awal ronde 5.
Sebelumnya, promotor Cellos telah menegaskan bahwa rules Kick Striking tidak mengenal hasil draw—setiap pertandingan harus menghasilkan pemenang, termasuk melalui Judgement Round bila skor imbang. Tetapi karena Judgement Round tidak bisa dilaksanakan akibat kondisi Ronal yang tidak memungkinkan, official pertandingan akhirnya memutuskan laga berakhir draw, sebuah keputusan yang langsung menimbulkan banyak perdebatan.
Banyak penonton dan pemerhati combat sport menilai keputusan tersebut membingungkan, mengingat penyebab Ronal tidak bisa melanjutkan berasal dari pelanggaran jelas. Situasi ini membuat sebagian pihak berpendapat seharusnya hasil pertandingan diputuskan lebih tegas berdasarkan dampak pelanggaran tersebut.
Dengan hasil yang menggantung dan belum adanya pemenang sah, laga ini diprediksi akan diulang dalam rematch resmi untuk memastikan hasil yang bersih, adil, dan sesuai regulasi. Pertemuan ulang dianggap menjadi jalan terbaik demi menjaga integritas kompetisi dan memberi ruang bagi kedua fighter untuk menyelesaikan rivalitas tanpa kontroversi.
Komentar
Posting Komentar